Twin Plaza Hotel berdiri tahun 1997, biaya energi mencapai 27% dari biaya operasional. Pihak manajemen berkomitmen untuk melakukan penghematan konsumsi energi listrik. Program efisiensi sederhana yang kemudian dilakukan ternyata mampu menghemat kurang lebih sebesar Rp. 10 juta atau 0,8% dari total revenue yaitu hanya dengan mengoperasikan lift secara bergantian menurut zoning lantai hotel yang disesuaikan dengan tingkat hunian.

PT. NARAMA MANDIRI adalah pelaksana studi penghematan energi di Hotel Bintang dan Melati yang diselenggarakan oleh Pelangi dan didukung oleh beberapa lembaga (Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, United States-Asia Environmental Partnership/ US-AEP dan United States Agency for International Development/ USAID). Mengembangkan proyek percontohan di 3 hotel melati; Audit energi, rekomendasi action plan, pelatihan. Sosialisasi/ Outreach; kampanye hemat energi di lingkungan hotel yang menjadi proyek percontohan. Pelatihan bagi pihak manajemen serta teknisi/ engineer hotel untuk mempraktekkan penghematan energi. Penyusunan buku penuntun pelaksanaan penghematan energi untuk hotel melati. Menginisiasi terbentuknya jaringan peduli energi pada hotel-hotel kelas melati.

EFISIENSI SISTEM HVAC PADA HOTEL Twin Plaza

Kondisi sebelum Audit
Kondisi Sistem Energi Kelistrikan.
Intensitas konsumsi energi Twin Plaza 314.12 kWH/m2/tahun.
Selisih lebih tinggi 14,12 kWH/m2/tahun dari Standard Nasional Indonesia.
Peluang Penghematan dari penurunan IKE adalah Rp.7.621.280/bulan.

Neraca Kelistrikan Twin Plaza Hotel

Neraca Kelistrikan Twin Plaza Hotel
Untuk melihat Analisa Sistem Kelistrikan Hotel Twin Plaza klik disini.

Fokus pada Sistem Tata Udara
Lebih dari 65% energi listrik dikonsumsi untuk sistem tata udara. Peluang penghematan terbesar dan tercepat dari sistem tata udara. Kenyamanan Thermal sangat signifikan terhadap kepuasan tamu.

Potensi Penghematan
Mencapai Rp. 41 juta lebih atau 3% dari total revenue atau 5% dari Biaya operasional. Jika digabung dengan sektor lighting dan lainnya, Potensi penghematan mencapai lebih dari Rp. 53 juta !
Untuk melihat Potensi Penghematan pada Sistem Tata Udara klik disini.

Rekomendasi Action Plan
Action Plan disusun berdasarkan hasil diskusi antara Yayasan Pelangi dengan tim Manajemen Twin Plaza, terdiri dari tim teknis dan keuangan atas supervisi dari GM.
Memperpendek jam Operasional Chiller - No Cost Action.
Meningkatkan Kinerja Chiller.

Implementasi di Hotel Twin Plaza
- Memperpendek jam kerja Chiller.
- Mengurangi jam kerja Chiller tanpa mengurangi kenyamanan thermal dan mengganggu sistem chiller.
- Percobaan yang dilakukan membutuhkan beberapa kali simulasi untuk mendapatkan saat yang tepat untuk mulai mematikan dan menyalakan chiller agar tidak megganggu kenyamanan tamu.
- Potensi penghematan lebih dari Rp. 9 juta /bulan.

Meningkatkan Performa Chiller.
Berdasarkan hasil audit, 2 unit chiller yang bekerja memiliki cooling load yang jauh dibawah disain kapasitasnya. Kapasitas disain adalah 250TR. Chiller #2 bekerja pada 147TR sementara chiller #3 pada 178TR, artinya kedua chiller tersebut hanya bekerja 60 dan 70% dari kapasitas disainnya.

Dengan meningkatkan cooling load dan kinerja chiller manjadi 225 TR(90%) otomatis thermal akan meningkat dengan signifikan.

Tabel penghematan Twin Plaza hotel

Implementasi Efisiensi Energi ini harus selalu dipersyaratkan bahwa tingkat kenyamanan penghuninya tidak menurun. Terbukti penghematan pada sistem tata udara dengan rekomendasi No-Cost dan Medium Cost pada Twin Plaza Hotel sangat signifikan manfaatnya dengan pengembalian sebesar Rp. 41 juta rata-rata perbulan.

Last Updated ( Friday, 04 September 2009 13:23 )